Era Digitalisasi Dunia Pendidikan

Apakabar semuanya..salam sejahtera dan cinta damai untuk bangsa tercinta NKRI. Setelah sekian lama vakum..penulis tidak curat coret dalam blog ini. Penulis coba memberikan sedikit statment terhadap dunia pendidikan.

" Ganti menteri ganti system !!" itukah mungkin sebagaian komentar temen temen saya sewaktu masih duduk bangku sekolah. Ya benar, semasa itu atau mungkin sampai zaman sekarang celoteh tersebut masih ada di subject mauapun object pendidikan dalam hal ini siswa dan pengajar. Ironisnya yang jadi korban atas system pendidikan tersebut malah sebagaian besar siswa sebagai penikmat pendidikan. Mereka jadi korban atas system yang tidak berfungsi dengan baik, bersinergi dengan pelaksana pendidikan dalam hal ini mutu instruktur.

Sarana dan prasarana yang tidak merata membuat siswa meronta ronta, mereka berusaha dengan gigih bahkan sampe ada yang sakit demi namanya UN. Nasib selama tiga tahun belajar..dibela belain utang meng-utang untuk biaya pendidikan. Ternyata pemerintah hanya menghargai usaha dan nasib mereka hanya dengan waktu tiga jam dan tiga pelajaran..!

Ok kita lihat sisi positif dari system tersebut. Mungkin pemerintah mencoba mengejar ketertinggalan oleh negara tetangga..sehingga kualitas pendidikan negara kita bisa menyaingi negara yang sudah terlebih dahulu maju dalam dunia pendidikan. Akan tetapi pemerintah juga harus mempertimbangkan sarana dan prasaran pendidikan yang tidak merata. Dalam hal sarana dan prasarana tersebut lagi - lagi siswa yang dikorbankan..dengan naiknya biaya pendidikan, kalau biaya tersebut murni ditujukan dan dipergunakan 100 % untuk pembangunan, lah kalau tidak? DIKORUPSI !!!??? Apa Kata Dunia ???

Akan tetapi kepada kita semua yang merasa dizalimi dan dikhinati oleh oknum yang berwenang. Kita tidak usah bersifat arogan..amal dan perbuatan biar tuhan yang ngatur. Kita kembalikan kepada kesadaran diri kita masing masing. Kita tetap menjaga norma dan agama  masing masing !

Wah..maaf ni penulis sedikit melantur neeh.!!!!

Kita kembali pada tema bahwan sebenarnya dunia pendidikan kita itu masih menganut banyak system manual di karenakan sumberdaya dan sarana prasarana yang tidak memungkinkan dan tidak merata. Saya prihatin di daerah daerah banyak yang belum mengenal manfaat dari komputer. Mereka hanya tau Katanya..,menurut..ini dan itu tek tek bengek !!

Dalam benak saya tersirat jika uang 6 T dalam kasus SKANDAL BANK CENTURY di belikan komputer untuk disumbangkan ke daerah daerah tertinggal yang belum terjamak oleh komputer dan koneksi internet...itu bisa meringankan beban dunia pendidikan kita.
Jika koneksi internet seluruh lembaga pendidikan di indonesia sudah bisa terhubung maka saya yakin Pendidikan kita setidaknya akan maju..dan maju terus !! Mereka bisa belajar dengan sumber referensi murah tanpa harus membeli buku referensi terus. Mereka akan paham :
  1. E-Learning Management System
  2. E-Book System
  3. Online Dictionary
  4. Geografic Online
  5. etc
Nah sebagai referensi saya sertakan solusi yang ditawarkan oleh telkom solution bussines sebagai berikut :


Pembahasan tentang hal di atas jika ada waktu akan saya bahas dalam post berikutnya..
Coming Sooooon...........!

0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda di bawah ini..